This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 09 April 2026

PERAN POSYANDU DALAM MENINGKATKAT KUALITAS KESEHATAN


Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan dukungan tenaga kesehatan. Di Desa Tiwu Kecamatan Tiwu,
kegiatan posyandu rutin Desa Tiwu dilaksanakan setiap tanggal 10 bulan berjalan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan posyandu di Desa Tiwu melibatkan kader-kader kesehatan yang aktif dan penuh dedikasi, bekerja sama dengan petugas dari puskesmas setempat. Setiap pelaksanaan posyandu, masyarakat khususnya ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan terarah.

Adapun rangkaian kegiatan dalam posyandu rutin meliputi penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, pemberian vitamin, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, juga diberikan penyuluhan kesehatan mengenai gizi seimbang, pola asuh anak, pentingnya imunisasi, serta pencegahan penyakit.

Tidak hanya berfokus pada balita, posyandu di Desa Tiwu juga memberikan perhatian kepada ibu hamil melalui pemeriksaan kesehatan sederhana serta edukasi mengenai kehamilan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka stunting, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Partisipasi masyarakat Desa Tiwu dalam kegiatan posyandu menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya kesehatan terus meningkat. Dukungan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta kader posyandu menjadi faktor penting dalam keberlangsungan kegiatan ini.

Dengan terlaksananya posyandu rutin, diharapkan masyarakat Desa Tiwu semakin sehat, mandiri, dan mampu menjaga kualitas hidupnya. Posyandu bukan sekadar kegiatan bulanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi yang lebih baik.

“Sebagai Kepala Desa, Supriadi memandang bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi, imunisasi, serta pencegahan penyakit sejak dini. Melalui Posyandu, kita dapat memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan memastikan generasi desa kita tumbuh sehat dan kuat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan bersama-sama mendukung keberlangsungan kegiatan ini demi masa depan desa yang lebih baik.”  (Ns)

Senin, 06 April 2026

Internal Meeting KPM se-Kec.Tiwu Pendataan eHDW 2026


Pendataan hasil konvergensi Stunting 2025 untuk kebutuhan aplikasi eHDW 2026 sudah mulai bergerak. DImana kader-kader pemberdayaan masyarakat desa (KPM), telah melakukan pendataan di desanya masing-masing. 

Sebellumnya TPP Kolaka Utara bersama dengan KPM se-Kolut telah melakukan internal meeting berupa zoom untuk memastikan setiap desa mengutus dua orang KPMnya dalam melakukan pendataan di 2026. Berikut data-data yang akan diinput adalah :

1. Remaja Putri 

2. Calon Pengantin 

3. Ibu Hamil

4. Rumah Tangga (Keluarga : Kurang Gizi, Stunting)

5. Lainnya

Meski demikian, tetapi karena pendataan ini sangat teknis, termasuk soal pengimputan dalam aplikasi, dimana kadang Aplikasi eHDW belum stabil, maka KPM dapat meminta TPP (Korcam dan PD) untuk difasilitasi, dapat dilakukan pertemuan / tatap muak.

Seperti yang terjadi dengan Korcam TPP Tiwu dengan melibatkan seluruh KPM dari tujuh desa dalam lingkup Kec.Tiwu, sehingga seluruh permasalahan tentang pendataan dan pengimputan, dapat ddiskusikan. 

"Malah kami melakukan testimoni pada masing-masing KPM, selain untuk mengetahui sejauhmana pemahaman dalam aplikasi baru ini, juga mendiskusikan kendala-kendala teknis pendataan," ungkap Korcam Tiwu, Anty, seraya menambahkan bahwa dengan pertemuan ini akan ditindaklanjuti sesudah puasa Ramadhan pelatihan / OJT. 

Tujuannya untuk merampuingkan seluruh data, dan sedapatnya dilakukan finishing data by aplikasi pada Triwulan I 2026 ini. (anty)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More