Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan dukungan tenaga kesehatan. Di Desa Tiwu Kecamatan Tiwu,
kegiatan posyandu rutin Desa Tiwu dilaksanakan setiap tanggal 10 bulan berjalan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan posyandu di Desa Tiwu melibatkan kader-kader kesehatan yang aktif dan penuh dedikasi, bekerja sama dengan petugas dari puskesmas setempat. Setiap pelaksanaan posyandu, masyarakat khususnya ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan terarah.
Adapun rangkaian kegiatan dalam posyandu rutin meliputi penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, pemberian vitamin, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, juga diberikan penyuluhan kesehatan mengenai gizi seimbang, pola asuh anak, pentingnya imunisasi, serta pencegahan penyakit.
Tidak hanya berfokus pada balita, posyandu di Desa Tiwu juga memberikan perhatian kepada ibu hamil melalui pemeriksaan kesehatan sederhana serta edukasi mengenai kehamilan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka stunting, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Partisipasi masyarakat Desa Tiwu dalam kegiatan posyandu menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya kesehatan terus meningkat. Dukungan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta kader posyandu menjadi faktor penting dalam keberlangsungan kegiatan ini.
Dengan terlaksananya posyandu rutin, diharapkan masyarakat Desa Tiwu semakin sehat, mandiri, dan mampu menjaga kualitas hidupnya. Posyandu bukan sekadar kegiatan bulanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi yang lebih baik.
“Sebagai Kepala Desa, Supriadi memandang bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi, imunisasi, serta pencegahan penyakit sejak dini. Melalui Posyandu, kita dapat memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan memastikan generasi desa kita tumbuh sehat dan kuat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan bersama-sama mendukung keberlangsungan kegiatan ini demi masa depan desa yang lebih baik.” (Ns)